*CISOLOK, Ulilinfonkri.l.com* – Momen kebersamaan yang penuh makna terlihat di Cisolok, Sabtu (26/09/2026). Tiga Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dari tiga kecamatan berbeda menggelar kegiatan pengayaan kepemimpinan dengan cara yang tidak formal, yakni melalui obrolan santai bersama Pengawas SD Kecamatan Cisolok, Abah Ajang yang bertempat di Saung Arya Pantai Capitol, Desa Karangpapak Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi.
Tiga ketua tersebut adalah Ketua PGRI Cisolok Dikdik Dwi Santosa, Ketua PGRI Palabuhanratu Bayu, dan Ketua PGRI Kecamatan Simpenan Sutendi alias Ones.
Dalam suasana warung yang sederhana sambil menikmati makan siang bersama, mereka tampak serius menyimak setiap petuah dan arahan yang disampaikan Abah Ajang, yang dikenal sebagai tokoh senior di dunia pendidikan, terutama di kawasan Palabuhanratu dan sekitarnya.
Pengawas SD Kecamatan Cisolok, Abah Ajang, mengungkapkan bahwa metode diskusi santai seperti ini justru sering kali lebih efektif dalam membangun pemahaman kepemimpinan.
“Dari obrolan santai kadang lebih cepat memahaminya. Tidak harus selalu formal di dalam ruangan. Dengan ngobrol begini, kita bisa lebih terbuka dan saling mengisi,” ujar Abah Ajang.
Sementara itu, Ketua PGRI Cisolok Dikdik mengatakan, dirinya bersama dua ketua lainnya memang selalu meminta masukan dan bimbingan dari Abah Ajang. Menurutnya, pengalaman panjang Abah Ajang di dunia pendidikan menjadi referensi penting bagi mereka dalam menjalankan organisasi.
“Kami bertiga selalu meminta masukan dari Abah Ajang, karena beliau adalah tokoh senior dan guru kami di dunia pendidikan. Banyak pelajaran kepemimpinan dan keorganisasian yang kami dapat dari beliau,” tutur Dikdik.
Hal senada disampaikan Ketua PGRI Simpenan dan Palabuhanratu. Mereka berharap silaturahmi dan tradisi meminta petuah kepada sesepuh pendidikan seperti ini dapat terus terjaga, demi kemajuan PGRI dan dunia pendidikan di Kabupaten Sukabumi.
Kegiatan tersebut diakhiri dengan ramah tamah dan komitmen bersama untuk terus bersinergi memajukan organisasi guru di wilayah selatan Sukabumi.



















