Ulilinfonkri.com – Karawang – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat, Purwanto, memastikan persiapan acara Kirab Mahkota Pajajaran bertajuk “Binokasih Mulang Salaka” di Kabupaten Karawang telah dimatangkan. Untuk menjaga kelancaran acara dan keamanan peserta, panitia memutuskan untuk mengubah rute awal kirab.
Rencana awal yang menempatkan rute dari Masjid Agung Karawang sebagai titik start dengan jarak tempuh resmi dibatalkan. Sebagai gantinya, kirab akan dimulai dari Universitas Horizon. Perubahan ini dilakukan untuk menghindari potensi kemacetan parah serta mengantisipasi risiko keamanan mengingat tingginya frekuensi perjalanan kereta api di rute sebelumnya.
”Kami memindahkan titik start ke Universitas Horizon untukmenghindari hal-hal yang tidak diinginkan, terutama karena frekuensi kereta yang tinggi di jalur awal dan untuk meminimalkan kemacetan,” ujar Purwanto di Kantor Pemda Karawang, Rabu (6/5/26)
Prosesi kirab akan menampilkan Mahkota Binokasih di barisan terdepan yang dibawa menggunakan kereta kuda. Iring-iringan ini kemudian akan diikuti oleh defile kesenian dari 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat. Purwanto menegaskan bahwa acara ini bukan sekadar seremonial, melainkan upaya nyata dalam melestarikan kebudayaan Sunda.
”Semangat dari kegiatan ini adalah menjadikan nilai-nilai sejarah sebagai fondasi dan motivasi dalam pembangunan masa depan,” tambahnya.
Meski mendapatkan dukungan luas, Purwanto juga mengungkapkan adanya dinamika di lapangan, termasuk adanya aspirasi penolakan dari beberapa kalangan budayawan terkait pelaksanaan acara tersebut. Namun, pihak penyelenggara memastikan tetap menjalankan kegiatan dengan mengedepankan dialog dan tujuan pelestarian sejarah.
Kirab di Karawang ini merupakan bagian dari rangkaian napak tilas Mahkota Binokasih yang melintasi berbagai daerah di Jawa Barat sebelum nantinya berakhir di Kota Bandung.


















