KDM Akan Kirim Pelajar Yang Terlibat Kerusuhan May Day di Bandung

Pertimbangan Hukum Anak Dibawah Umur Menjadi Pertimbangan KDM

banner 468x60

Ulilinfonkri.com – Bandung, 3/05/2026 – Keputusan mengejutkan datang dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Ia membuka opsi mengirim pelajar yang terlibat kerusuhan di Bandung ke barak militer, sebuah langkah yang langsung memicu perhatian publik.

Pernyataan itu muncul setelah insiden ricuh saat peringatan May Day 2026 di kawasan Tamansari. Aksi yang awalnya berjalan damai berubah menjadi anarkis, hingga merusak sejumlah fasilitas umum di Kota Bandung.

banner 336x280

Namun, Dedi menegaskan keputusan tersebut tidak akan diambil secara gegabah. Ia terlebih dahulu akan melihat aspek hukum para pelajar yang terlibat, mengingat mereka masih berstatus anak di bawah umur.

Menurutnya, jika masuk dalam skema pembinaan, para pelajar tersebut bisa diarahkan mengikuti program pendidikan di barak militer bersama ratusan ketua OSIS yang dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026.

Di sisi lain, kasus ini semakin serius setelah Polda Jawa Barat menetapkan enam pelajar sebagai tersangka. Mereka diduga terlibat langsung dalam aksi kekerasan, mulai dari pelemparan hingga peran provokator.

Yang lebih mengejutkan, hasil pemeriksaan menunjukkan para pelaku positif mengonsumsi obat keras jenis Tramadol. Polisi juga menemukan sejumlah barang berbahaya, termasuk bom molotov dan atribut kelompok tertentu.

Dedi menyebut pembinaan berbasis kedisiplinan menjadi penting agar para pelajar memahami arah masa depan mereka. Ia menilai pendekatan ini bisa menjadi solusi untuk mencegah keterlibatan generasi muda dalam aksi serupa.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *