*PALABUHANRATU, Ulilinfonkri.com* – Malam puncak Muskorda III dan IJTI Award 2026 Korda Sukabumi Raya yang digelar di Hotel Sunah Indah (SBH) Palabuhanratu, Sabtu (26/09/2026) menjadi momen istimewa bagi pelestari budaya pengobatan tradisional.
Dua tokoh pengobatan tradisional khas Sukabumi, H. Cep Monas Royani dan H. Syahril, secara resmi menerima anugerah penghargaan kategori *Nadi Warisan Leluhur* dari Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sukabumi Raya.
Penghargaan tersebut diberikan atas dedikasi dan komitmen keduanya dalam menjaga, merawat, dan melestarikan warisan leluhur pengobatan tradisional Mak Erot yang telah melegenda dan menjadi identitas budaya Kabupaten Sukabumi.
Nama H. Cep Monas Royani terpampang di layar utama panggung penghargaan dengan tulisan Nadi Warisan Leluhur, disambut tepuk tangan meriah dari para jurnalis dan tamu undangan yang hadir.
Dalam sambutannya usai menerima penghargaan, H. Cep Monas Royani menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada IJTI Sukabumi Raya.
“Terima kasih kepada IJTI yang telah memberikan penghargaan ini. Semoga IJTI semakin kuat organisasinya,” ujar H. Royani.
Ia juga mengapresiasi peran media televisi yang selama ini telah membantu mempublikasikan pengobatan tradisional peninggalan leluhur tersebut.
“Terima kasih telah menyampaikan berita-berita yang positif, sehingga pengobatan tradisional Mak Erot semakin dikenal di dalam dan luar negeri,” pungkasnya.
Pemberian anugerah Nadi Warisan Leluhur ini menjadi salah satu kategori paling menarik dalam IJTI Award 2026, sebagai bentuk penghargaan IJTI terhadap tokoh-tokoh di luar pemerintahan yang dinilai berkontribusi menjaga nilai-nilai kearifan lokal di tengah arus modernisasi.
Muskorda dan IJTI Award 2026 sendiri merupakan agenda tiga tahunan IJTI Sukabumi Raya yang tidak hanya menjadi ajang konsolidasi organisasi, tetapi juga memberikan apresiasi kepada tokoh, instansi, dan pegiat budaya yang dinilai inspiratif dan berdedikasi untuk kemajuan Sukabumi.



















