Wakil Ketua Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Andi Iwan Darmawan Aras Desak Soal Mitigasi Krisis Air di Makasar

banner 468x60

MATASOSIAL.COM, JAKARTA – Wakil Ketua Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Andi Iwan Darmawan Aras, mendesak aksi cepat atasi krisis air Makassar. Karena itu, ia meminta Kementerian PU dan BMKG bergerak sekarang. Selain itu, ia menilai El Nino mengancam pasokan air bersih.

Ketua DPD Gerindra Sulsel tersebut berasal dari Fraksi Gerindra. Bahkan, Presiden Prabowo Subianto memimpin Gerindra sebagai Ketua Umum. Oleh karena itu, kepedulian ini sejalan dengan agenda pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar rakyat.

banner 336x280

Presiden Resmikan Ribuan Sumber Air Untuk Rakyat

Pada Agustus 2026, Prabowo meresmikan 3.000 sumber air bersih. Kemudian, TNI AD membangun ribuan sumber tersebut sebagai bakti nyata. Sementara itu, Presiden menegaskan manfaat program harus rakyat rasakan langsung.

Di sisi lain, Andi Iwan mengapresiasi langkah Presiden tersebut. Sebagai contoh, ia ingin program serupa hadir di Makassar. Akibatnya, ia mendorong sinergi pusat dan daerah berjalan lebih kuat. Dengan demikian, mitigasi berbasis proyeksi iklim bisa berjalan optimal.

Cek Langsung SPAM Mamminasata di Gowa

Baru-baru ini, Andi Iwan bersama Komisi V mengunjungi SPAM Regional Mamminasata di Gowa. Di sana, mereka mengecek kesiapan infrastruktur air bersih. Selanjutnya, rombongan melihat langsung pelayanan untuk warga Makassar dan sekitarnya. Setelah itu, mereka berdialog dengan pengelola SPAM untuk mendengar laporan teknis.

“Kami bersama Komisi V DPR RI telah meninjau Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Mamminasata di Kabupaten Gowa. Peninjauan dilakukan untuk melihat langsung perkembangan pelayanan dan kesiapan infrastruktur penyediaan air bersih bagi masyarakat Makassar dan kawasan sekitarnya, ” ungkapnya.

Namun, keluhan warga justru meningkat tajam dalam sepekan terakhir. Misalnya, warga menggelar aksi demonstrasi di beberapa titik. Selain itu, warga menulis komplain di media massa dan media sosial. Bahkan, konstituen melapor langsung kepada Andi Iwan setiap hari.

“Seminggu ini, terdapat lonjakan tajam keluhan yang meluas di Makassar. Mulai dari demonstrasi, komplain di sejumlah media massa dan media sosial, hingga keluhan yang disampaikan langsung oleh konstituen,” ungkap Andi Iwan.

Alarm Keras Bagi Pemangku Kepentingan

Oleh sebab itu, Andi Iwan menyebut situasi ini sebagai alarm keras bagi semua pihak. Pasalnya, El Nino bisa menggerus cadangan air baku secara cepat. Jika tidak ada antisipasi, maka krisis akan meluas. Karena itu, pemerintah harus menyiapkan mitigasi sejak dini.

Sementara itu, BMKG perlu memberi peringatan yang lebih operasional. Kemudian, Kementerian PU harus menerjemahkan peringatan menjadi aksi lapangan. Akhirnya, pemda harus mengeksekusi aksi tersebut di tingkat hulu dan hilir.

“Sejauhmana upaya mitigasi, termasuk skema kedaruratan di wilayah hulu oleh Ditjen SDA dan di hilir oleh Ditjen CK atas peringatan El Nino panjang dari BMKG yang telah disampaikan pada tahun-tahun sebelumnya?” tegas Andi Iwan.

Dorongan Evaluasi Hulu Hilir Secara Menyeluruh

Selanjutnya, legislator Gerindra itu mendorong penanganan menyeluruh dari hulu ke hilir. Pertama, Ditjen SDA harus menjaga ketersediaan air baku. Kedua, Ditjen Cipta Karya harus menjaga distribusi ke warga. Dengan demikian, kapasitas SPAM bisa menjawab kebutuhan warga Makassar, Gowa, Maros, dan Takalar.

“SPAM Regional Mamminasata juga dinilai perlu terus dievaluasi sehingga kapasitas infrastruktur yang telah dibangun benar-benar dapat menjawab kebutuhan masyarakat Makassar, Gowa, Maros, Takalar, serta daerah yang masuk dalam cakupan pelayanan, ” jelasnya.

Meskipun begitu, ia menegaskan pemerintah tidak boleh terlambat bertindak. Bahkan, mitigasi tidak boleh menunggu warga kesulitan air. Jadi, peringatan El Nino harus memicu persiapan sumber air baru sekarang. Di sisi lain, langkah ini sejalan dengan arahan Presiden pada 13 Agustus 2026.

Bawa Hasil Temuan ke Senayan

Pada akhirnya, Andi Iwan menegaskan komitmen Gerindra mengawal kebutuhan dasar warga. Oleh karena itu, ia mendorong pengawasan ketat bersama kementerian teknis. Tujuannya agar warga tetap mendapat pasokan air saat iklim berubah.

“Sebagai kader Gerindra di DPR RI, kita mendorong perhatian terhadap kebutuhan dasar tersebut diterjemahkan melalui pengawasan dan langkah konkret bersama kementerian teknis, khususnya untuk memastikan warga tetap mendapatkan pasokan air di tengah risiko perubahan iklim, ” paparnya.

“Seluruh masukan dan penjelasan yang dihimpun dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI di Sulawesi Selatan selanjutnya akan dibawa ke Senayan, ” sambungnya.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *