Ulilinfoniri.com – Jakarta – Presiden Republik Belarus Aleksandr Lukashenko menegaskan bahwa Indonesia merupakan salah satu mitra penting Belarus di kawasan Asia Tenggara, usai pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (02/07/2026).
Presiden Lukashenko menyampaikan bahwa hubungan Indonesia dan Belarus dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan perkembangan yang makin dekat. Menurutnya, relasi kedua negara memperlihatkan adanya kesamaan tujuan dan dukungan satu sama lain.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Republik Belarus Aleksandr Lukashenko juga menyaksikan penunjukkan sejumlah nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) serta perjanjian kerja sama.
Adapun sejumlah dokumen MoU yang disepakati dalam pertemuan tersebut, yaitu:
1. Nota Kesepahaman atas Kerja Sama Industri antara Kementerian Perindustrian RI dan Kementerian Perindustrian Republik Belarus;
2. Nota Kesepahaman atas Kerja Sama Bidang Kebudayaan antara Kementerian Kebudayaan RI dengan Kementerian Kebudayaan Republik Belarus;
3. Nota Kesepahaman atas Kerja Sama antara Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Nasional Belarus;
4. Nota Kesepahaman atas Kerja Sama Bidang Kesehatan antara Kementerian Kesehatan RI dengan Kementerian Kesehatan Republik Belarus;
5. Perjanjian atas Kerja Sama Ilmiah dan Teknis antara Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) RI dengan Akademi Ilmu Pengetahuan Nasional Belarus;
6. Nota Kesepahaman atas Kerja Sama Pertukaran Laporan Intelijen terkait Pencucian Uang, Pendanaan Terorisme, dan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal antara PPATK RI dengan Departemen Pemantauan Keuangan Komite Kontrol Negara Belarus; dan
7. Nota Kesepahaman atas Kerja Sama Bidang Akreditasi Nasional antara Komite Akreditasi Nasional RI dengan Republican Unitary Enterprise Belarusian State Center for Accreditation.
Selain itu, dalam pertemuan tersebut disepakati juga Peta Jalan Pengembangan Bidang-Bidang Utama Kerja Sama antara Republik Indonesia dan Republik Belarus Tahun 2026-2030.



















