Masak Ubi Berujung Kebakaran, Rumah Lansia di Warungkiara Hangus
Si Jago Merah Lahap Rumah Janda Lansia di Bantarkalong
Tungku Kayu Bakar Diduga Jadi Pemicu Kebakaran di Warungkiara
Api dari Dapur Membesar, Rumah Warga Ciawi Ludes Terbakar
Musibah Kebakaran: Rumah Berbahan Bambu Cepat Dilalap Api
Masak Ubi, Rumah Warga Warungkiara Justru Hangus Terbakar
Kebakaran di Bantarkalong, Satu Rumah Ludes Tanpa Korban Jiwa
Si Jago Merah Hanguskan Rumah Lansia, Warga Berusaha Padamkan Api
Tungku Tradisional Jadi Sumber Api, Rumah di Warungkiara Rata dengan Tanah
Kepala Desa: Api dari Tungku Menyambar Dinding Bambu
Musibah di Warungkiara, Rumah Janda Lansia Tak Terselamatkan
Masak Ubi Berakhir Petaka, Rumah Warga Sukabumi Ludes
Api Cepat Merambat, Rumah di Bantarkalong Hangus Terbakar
Warga Bantarkalong Diimbau Waspada Saat Gunakan Tungku Kayu Bakar
Kebakaran Warungkiara: Rumah dan Harta Benda Tak Terselamatkan
Masak Ubi Berujung Petaka, Rumah Warga Warungkiara Ludes Dilalap Si Jago Merah
Sukabumi – Musibah kebakaran kembali terjadi di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi. Satu unit rumah milik warga di Kampung Ciawi RT 04/RW 04, Desa Bantarkalong, Kecamatan Warungkiara, ludes dilalap api, Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 15.35 WIB.
Rumah milik MA Kiki merupakan Janda sekaligus Lansia yang dihuni satu kepala keluarga dengan satu jiwa itu hangus terbakar diduga akibat api dari tungku kayu bakar yang digunakan saat memasak.
Kepala Desa Bantarkalong, Rohmatullah, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, peristiwa bermula ketika pemilik rumah sedang memasak ubi di dapur menggunakan tungku tradisional berbahan kayu bakar.
“Api dari tungku tiba-tiba menyambar dinding bambu rumah. Pemilik rumah sempat berusaha memadamkan, namun api dengan cepat membesar hingga akhirnya menghanguskan seluruh bangunan,” ujarnya, Selasa (24/2/2026).
Menurut Rohmatullah, kondisi bangunan yang sebagian besar berbahan bambu membuat api cepat merambat. Dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Namun, rumah beserta sebagian harta benda di dalamnya tidak dapat diselamatkan.
“Alhamdulillah tidak ada korban meninggal maupun luka. Tetapi kerugian material masih dalam perhitungan,” tambahnya.
Saat kejadian, Warga sekitar sempat berupaya membantu memadamkan api secara manual sebelum petugas tiba di lokasi.
Selain melakukan pendataan, aparat juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar lebih waspada, khususnya saat menggunakan tungku kayu bakar di dalam rumah dengan material mudah terbakar.
“Kami mengingatkan warga agar selalu memperhatikan faktor keselamatan saat memasak, terutama menggunakan tungku tradisional. Pastikan api benar-benar padam dan jauh dari bahan yang mudah terbakar,” tegas Rohmatullah.
NA


















