Ulilinfonkri.com – Sukabumi – Program Keluarga Siaga Dukung Kesehatan, Siap Hadapi Masa Depan (SIGAP) resmi ditutup pada Selasa, 24 Februari 2026. Penutupan ditandai dengan serah terima program di Kabupaten Sukabumi. Sekretaris Daerah, H. Ade Suryaman, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan program yang telah berjalan selama satu tahun.
Menurut H. Ade, program SIGAP fokus pada tiga hal utama: imunisasi lengkap pada anak, cuci tangan pakai sabun, dan penyediaan gizi tepat.
“Program Keluarga SIGAP ini fokus pada tiga hal, seperti imunisasi lengkap pada anak, cuci tangan pakai sabun, dan penyediaan gizi tepat. Ini tentu saja programnya sangat baik, dan erat kaitannya dengan upaya kami menurunkan angka stunting. Jadi, kami sangat berterima kasih atas adanya program ini,” ujarnya.
Ia menegaskan, program ini akan dilanjutkan oleh pemerintah dengan melibatkan kader yang memperingatkan di sejumlah kecamatan.
“Dinas Kesehatan dapat melanjutkan program ini. Apalagi telah ada kader di sejumlah kecamatan yang telah digarap. Mereka bisa menjadi ujung tombak untuk Kabupaten Sukabumi,” ucapnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Masyukur Alawi, juga mengakui manfaat program tersebut.
“Ada kemajuan, imunisasi meningkat, cuci tangan pakai sabun, dan penurunan stunting makanan akibat bergizi. Kami akan menerapkan dan menerapkan kembali program ini,” ungkapnya.
Project Manager Keluarga SIGAP, Fransisca, menambahkan bahwa program ini dirancang agar kader mampu berkomunikasi dengan orang tua bayi secara interaktif.
“Program ini dirancang agar kader luwes mengedukasi orangtua tentang imunisasi, cuci tangan pakai sabun, dan nutrisi sehat sesuai usia anak,” ungkapnya.
Ia berharap para kader yang telah berlatih terus melanjutkan edukasi meskipun program resmi berakhir.
“Saya berharap, kader yang dilatih dapat melanjutkan program ini. Sehingga seluruh orang mendapatkan edukasi yang baik,” tutupnya.













