Jalan Rusak Jadi “Trending Topic” di Medsos, Kadis PU Sukabumi: Kualitas Pengerjaan Kini Jadi Harga Mati!

Prioritas Perbaikan Jalan, PU Tegaskan Prioritas Kualitas Perbaikan Jalan

banner 468x60

Ulilinfonkri.com – Sukabumi – Menyanggapi derasnya keluhan masyarakat Kabupaten Sukabumi di media sosial terkait kondisi infrastruktur jalan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi, Uus Firdaus, memberikan penjelasan mendalam terkait strategi pemerintah daerah dalam menangani masalah tersebut di tengah keterbatasan fiskal. Minggu, (8/3/2026).

​Prioritas di Tengah Efisiensi Anggaran

banner 336x280

​Uus Firdaus menegaskan bahwa meskipun anggaran daerah saat ini sedang mengalami tekanan akibat efisiensi kebijakan, Bupati Sukabumi tetap menempatkan perbaikan di jalan sebagai program prioritas utama.

​“Meski anggarannya kecil akibat terpotongnya efisiensi, alhamdulillah Pak Bupati sangat memprioritaskan perbaikan infrastruktur jalan,” ujar Uus saat ditemui pada Minggu, (8/3/2026).

​Strategi Penanganan: Skala Prioritas & Kualitas

​Menjawab kritik netizen soal perbaikan jalan yang sering dianggap “asal-asalan”, Uus menjelaskan dua strategi utama yang kini dijalankan oleh Dinas PU:

​Skala Prioritas Bertahap: Perbaikan berfokus pada ruas-ruas jalan dengan tingkat kerusakan berat yang berdampak langsung pada nadi aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.

​Peningkatan Kualitas Bahan: Dinas PU berkomitmen meningkatkan standar kualitas pengerjaan agar infrastruktur lebih tahan lama dan tidak cepat rusak kembali.

​Manfaat Jangka Panjang: Dengan anggaran yang terbatas, targetnya adalah memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan menghasilkan jalan yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam waktu lama.

​Klarifikasi Kewenangan Jalan

​Dalam kesempatan tersebut, Uus juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai kewenangan pembagian jalan agar aspirasi di media sosial lebih tepat sasaran:

Jalan Kabupaten: Menjadi tanggung jawab penuh Pemkab Sukabumi.

​Jalan Provinsi: Pihaknya terus berkoordinasi secara intensif dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar perbaikan tuntas pada periode 2026-2027.

​Jalan Nasional: Saat ini sudah mulai dilakukan langkah perbaikan melalui metode penambalan pada titik-titik kerusakan oleh pemerintah pusat.

​Harapan Warga: “Ingin Bukti, Bukan Janji”

​Meski penjelasan teknis telah disampaikan, ekspektasi warga tetap tinggi. Hendi (42), pengemudi angkutan trayek Cisaat, berharap pernyataan Kadis PU benar-benar terealisasi di lapangan. “Kalau kualitasnya ditingkatkan ya bagus. Jangan sampai hujan seminggu sudah lepas lagi tambalannya,” ujarnya.

​Senada dengan Hendi, Mulyani (35), pedagang asal Palabuhanratu, menekankan pentingnya akses jalan bagi kelancaran ekonomi. “Jalan bagus itu kunci. Kalau jalan mulus, dagangan lancar, pembeli juga nyaman,” tutupnya.

​Pemkab Sukabumi melalui Dinas PU berkomitmen untuk menjadikan aspirasi di media sosial sebagai dasar dalam menyelaraskan program pembangunan ke depan.

 

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *