Prabowo Dorong Pencegahan Karhutla Presisi Hingga Tingkat Desa

Berita3 Views
banner 468x60

JAKARTA, 13 Oktober 2026 – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi prioritas utama pemerintah saat ini.

Oleh karena itu, Presiden Prabowo meminta jajaran tidak ragu menyampaikan kebutuhan untuk mempercepat pemadaman karhutla.

banner 336x280

Presiden Prabowo menyampaikan penegasan tersebut dalam rapat terbatas penanganan karhutla secara hibrida dari Istana Merdeka, Senin (12/10).

Prabowo Pertegas Komitmen Tangani Karhutla Jadi Prioritas Utama

Presiden Prabowo meminta jajaran bergerak cepat. Ia menegaskan komitmen tangani karhutla sebagai prioritas sangat utama.

“Kalau ada kebutuhan, kalau ada keperluan, apa yang kamu butuh, sampaikan. Ini prioritas sangat utama bagi kita. Kita harus segera atasi ini,” jelas Prabowo.

Selain itu, Prabowo mengapresiasi seluruh pihak yang bekerja menangani karhutla. Mulai dari panglima, kapolda, hingga pemerintah daerah.

Menurut Presiden, penanganan karhutla membutuhkan kerja sama lintas sektor. Karena itu, kolaborasi tersebut harus berjalan optimal untuk memperkuat perlindungan hutan Indonesia secara berkelanjutan.

Pencegahan Karhutla Harus Mulai Dari Tingkat Desa

Namun, Prabowo menilai penanganan karhutla tidak boleh menunggu kebakaran terjadi. Ia menekankan upaya harus mulai dari tahap pencegahan.

Oleh sebab itu, Prabowo mendorong strategi pencegahan karhutla yang presisi hingga tingkat desa. Strategi tersebut menjadi kunci agar pemerintah bisa mengantisipasi karhutla sebelum meluas.

Presiden mengungkapkan bahwa strategi pencegahan karhutla telah ia bahas bersama pakar dari berbagai perguruan tinggi, profesor, dan ahli daerah yang memahami kondisi wilayah masing-masing.

“Paling utama nanti adalah pencegahan, presisi, dan mitigasi di tingkat paling bawah, di tingkat desa,” katanya.

Prabowo Minta 70.000 Polisi Hutan Untuk Lindungi Hutan

Selain strategi desa, Presiden Prabowo juga meminta penambahan personel polisi hutan. Ia menargetkan 70.000 polisi hutan untuk menjaga kawasan hutan dari risiko lingkungan termasuk karhutla.

Menurut Prabowo, jumlah polisi hutan saat ini belum memadai untuk melindungi kawasan hutan Indonesia yang sangat luas.

“Kalau memang saya minta 70.000 polisi hutan, itu karena ada maksud untuk menjaga hutan-hutan kita,” imbuh Prabowo.

Kemudian, penguatan personel tersebut perlu mendapat dukungan pelatihan agar perlindungan hutan berjalan lebih efektif. Oleh karena itu, Prabowo meminta Kapolri membantu proses pendidikan polisi hutan.

“Kapolri nanti bisa bantu, ya, mendidik polisi hutan,” ucapnya.

Penanganan Karhutla Butuh Gerakan Besar-Besaran

Selanjutnya, Prabowo menilai penanganan karhutla membutuhkan keterlibatan banyak pihak dalam skala besar. Kondisi alam dan tantangan lapangan tidak mudah, sehingga koordinasi harus semakin kuat.

Bahkan, ia meminta seluruh pihak terkait bergerak cepat dan memperkuat sinergi untuk mengatasi karhutla.

“Saya kira, kalau kita tidak turun tangan secara besar-besaran, tidak bisa,” tegasnya.

Jadi, komitmen Prabowo tangani karhutla tidak hanya fokus pada pemadaman. Presiden juga mendorong pencegahan, penambahan personel, dan mitigasi presisi hingga desa untuk melindungi hutan Indonesia.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *